Home » Kimia » Aplikasi Kelarutan: Tes Sidik Jari

Aplikasi Kelarutan: Tes Sidik Jari

Arsip

Kategori

Twitter Updates

Adegan yang sering muncul dalam serial detektif seperti CSI dan NCIS adalah ketika si detektif menyemprotkan cairan untuk mendapatkan bukti berupa sidik jari. Saya sering bertanya dalam hati cairan apakah itu? Dan ketika saya membaca salah satu buku kimia kelas XI ternyata proses untuk memperoleh sidik jari tersebut menggunakan prinsip kelarutan.

Sidik jari adalah hasil reproduksi tapak jari baik yang sengaja diambil, dicapkan dengan tinta, maupun bekas yang ditinggalkan pada benda karena pernah tersentuh kulit telapak tangan atau kaki. Kulit telapak adalah kulit pada bagian telapak tangan mulai dari pangkal pergelangan sampai kesemua ujung jari, dan kulit bagian dari telapak kaki mulai dari tumit sampai ke ujung jari yang mana pada daerah tersebut terdapat garis halus menonjol yang keluar satu sama lain yang dipisahkan oleh celah atau alur yang membentuk struktur tertentu.

Sidik jari

Sidik jari setiap orang bersifat unik, artinya tidak ada manusia yang mempunyai sidik jari yang sama, meskipun kedua orang tersebut kembar. Berdasarkan penelitian, jika ada 5 juta orang di bumi, kemungkinan munculnya dua sidik jari manusia yang sama baru akan terjadi lagi 300 tahun kemudian.

Karena itulah tes sidik jari digunakan untuk menentukan identitas seseorang. Tes DNA baru dilakukan jika tubuh (terutama bagian jari tangan dan kaki) hancur. Dalam dunia kepolisian tes sidik jari selalu digunakan untuk mengungkapkan identitas dari korban maupun pelaku kejahatan dan selalu dijadikan bukti di pengadilan.

Tubuh manusia selalu mengeluarkan keringat dan salah satu senyawa yang terdapat dalam keringat manusia adalah NaCl. Ketika tangan manusia memegang suatu benda maka keringat manusia yang mengandung NaCl akan tertinggal di benda tersebut. Benda yang dipegang tadi disemprot dengan larutan AgNO3.

NaCl(aq) + AgNO3(aq) \rightarrow AgCl(s) + NaNO3(aq)

AgNO3 akan bereaksi dengan NaCl membentuk endapan AgCl berwarna putih jika hasil kali kelarutan Ag+ dan Cl telah melebihi harga Ksp. Terbentuknya endapan AgCl tersebut terkait dengan kelarutan AgCl yang rendah dalam pelarut air. Harga Ksp dari AgCl adalah sebesar 1,8×10-10. Endapan AgCl ini kemudian disorot dengan sinar UV dan akan berubah menjadi endapan Ag yang berwarna hitam. Endapan inilah yang akan menampilkan pola sidik jari. Setelah pola sidik jari terlihat, pola ini segera di foto karena pola ini tidak bisa bertahan lama.

Sidik Jari1

Akhirnya terjawab juga pertanyaan saya tentang cairan yang disemprotkan untuk mendapatkan pola sidik jari.

Advertisements

Diskusi yuk

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: